Pahala Bagi Laki-laki Yang Melayani Istri

0
201 Dibaca
Pahala Bagi Laki-laki Yang Melayani Istri

Pahala Bagi Laki-laki Yang Melayani Dan Menolong Istri Serta Keluarganya Dalam Pekerjaan Rumah
oleh : Ust Muhammad Taufiq Ali yahya

عن عَلِيٍّ (علیه السلام) قَالَ دَخَلَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ (صلی الله علیه و آله و سلّم) وَ فَاطِمَةُ جَالِسَةٌ عِنْدَ الْقِدْرِ وَ أَنَا أُنَقِّي الْعَدَسَ قَالَ يَا أَبَا الْحَسَنِ قُلْتُ لَبَّيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ اسْمَعْ مِنِّي وَ مَا أَقُولُ إِلَّا مَنْ أَمَرَ رَبِّي

Berkata Imam Ali as:

“Suatu hari ketika Fatimah as duduk di dekatku dan Aku sedang membersihkan adas (nama sejenis kacang-kacangan), datanglah Rasulullah saw dan beliau bersabda: “Wahai Abalhasan!”. Aku lalu berkata: “Labaika ya Rosulullah!”

Beliau bersabda: “Dengarkanlah apa saja yang aku katakan; karena aku tidak akan mengatakan sesuatu melainkan dengan perintah Tuhan”

مَا مِنْ رَجُلٍ يُعِينُ امْرَأَتَهُ فِي بَيْتِهَا إِلَّا كَانَ لَهُ بِكُلِّ شَعْرَةٍ عَلَى بَدَنِهِ عِبَادَةُ سَنَةٍ، صِيَامٍ نَهَارُهَا وَ قِيَامٍ لَيْلُهَا وَ أَعْطَاهُ اللَّهُ تَعَالَى مِنَ الثَّوَابِ مِثْلَ مَا أَعْطَاهُ اللَّهُ الصَّابِرِينَ وَ دَاوُدَ النَّبِيَّ وَ يَعْقُوبَ وَ عِيسَى علیهم السلام

“Seorang pria yang membantu isterinya di rumah, maka Tuhan akan memberinya pahala setahun ibadah-ibadah yang dilakukan siang hari dalam kondisi berpuasa dan malam hari dalam kondisi qiyam dan berdiri. Allah juga akan memberikannya pahala orang-orang yang bersabar, pahala Nabi Ya’kub as, Nabi Daud as dan Nabi Isa as”

يَا عَلِيُّ مَنْ كَانَ فِي خِدْمَةِ الْعِيَالِ فِي الْبَيْتِ وَ لَمْ يَأْنَفْ كَتَبَ اللَّهُ تَعَالَى اسْمَهُ فِي دِيوَانِ الشُّهَدَاءِ وَ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بِكُلِّ يَوْمٍ وَ لَيْلَةٍ ثَوَابَ أَلْفِ شَهِيدٍ وَ كَتَبَ لَهُ بِكُلِّ قَدَمٍ ثَوَابَ حِجَّةٍ وَ عُمْرَةٍ، وَ أَعْطَاهُ اللَّهُ تَعَالَى بِكُلِّ عِرْقٍ فِي جَسَدِهِ مَدِينَةً فِي الْجَنَّةِ

“Ya Ali, barangsiapa yang melayani keluarganya sendiri di rumah, dan ia tidak mengeluh, maka Tuhan akan menuliskannya diantara para syuhada dan Allah menghitung baginya pahala 1000 syahid disetiap hari dan malam dan setiap langkahnya yg dilakukannya, Tuhan menuliskan pahala satu haji dan umrah dan setiap raga di badannya, Tuhan akan memberikan sebuah kota di Surga”

يَا عَلِيُّ سَاعَةٌ فِي خِدْمَةِ الْعِيَالِ خَيْرٌ مِنْ عِبَادَةِ أَلْفِ سَنَةٍ وَ أَلْفِ حَجٍّ وَ أَلْفِ عُمْرَةٍ وَ خَيْرٌ مِنْ عِتْقِ أَلْفِ رَقَبَةٍ وَ أَلْفِ غَزْوَةٍ وَ أَلْفِ عِيَادَةِ مَرِيضٍ وَ أَلْفِ جُمُعَةٍ وَ أَلْفِ جَنَازَةٍ وَ أَلْفِ جَائِعٍ يُشْبِعُهُمْ وَ أَلْفِ عَارٍ يَكْسُوهُمْ وَ أَلْفِ فَرَسٍ يُوَجِّهُهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَلْفِ دِينَارٍ يَتَصَدَّقُ عَلَى الْمَسَاكِينِ وَ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَقْرَأَ التَّوْرَاةَ وَ الْإِنْجِيلَ وَ الزَّبُورَ وَ الْفُرْقَانَ وَ مِنْ أَلْفِ أَسِيرٍ أَسَرَ فَأَعْتَقَهَا وَ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَلْفِ بَدَنَةٍ يُعْطِي لِلْمَسَاكِينِ وَ لَا يَخْرُجُ مِنَ الدُّنْيَا حَتَّى يَرَى مَكَانَهُ مِنَ الْجَنَّةِ
يَا عَلِيُّ مَنْ لَمْ يَأْنَفْ مِنْ خِدْمَةِ الْعِيَالِ دَخَلَ الْجَنَّةَ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Ya Ali!, satu jam melayani keluarga di rumah, lebih baik daripada ibadah 1000 tahun, 1000 haji,1000 umroh. Dan melayani keluarga lebih baik daripada membebaskan 1000 budak, 1000 jihad, menziarahi 1000 org sakit, ikutserta dalam 1000 sholat jum’at, ikutserta dlm 1000 kali mengiringi jenazah, mengenyangkan 1000 orang yang lapar, memberi pakaian kepada 1000 orang yang tidak memiliki pakaian dan membebaskan 1000 tawanan di jalan Allah.

Dan pahala melayani keluarga itu lebih baik daripada bersedekah 1000 dinar kepada orang-orang miskin. dan lebih baik daripada membaca taurat, injil, zabur dan quran. Dan lebih baik daripada membeli 1000 tawanan dan membebaskan mereka di jalan Tuhan. Melayani keluarga lebih baik baginya daripada memberikan sedekah 1000 ekor unta kepada orang-orang faqir.

Dan ia (orang yang selalu melayani keluarga) tidak akan wafat kecuali ia melihat tempatnya sendiri di surga” “Ya Ali!, barangsiapa yang tidak mengeluh ketika melayani keluarga, maka Tuhan akan memasukannya ke dalam Surga tanpa hitungan”.

يَا عَلِيُّ خِدْمَةُ الْعِيَالِ كَفَّارَةٌ لِلْكَبَائِرِ، وَ يُطْفِئُ غَضَبَ الرَّبِّ وَ مُهُورُ حُورِ الْعِينِ وَ يَزِيدُ فِي الْحَسَنَاتِ وَ الدَّرَجَاتِ
يَا عَلِيُّ لَا يَخْدُمُ الْعِيَالَ إِلَّا صِدِّيقٌ أَوْ شَهِيدٌ أَوْ رَجُلٌ يُرِيدُ اللَّهُ بِهِ خَيْرَ الدُّنْيَا وَ الْآخِرَة

“Ya Ali!, melayani keluarga merupakan kaffarah dosa-dosa besar dan  meredakankan kemarahan Tuhan dan maharnya adalah hur ain. Tuhan akan memperbanyak kebaikan dan derajat baginya. Ya Ali!, seseorang tidaklah akan melayani keluarganya melainkan ia adalah seorang yang shadiq atau syahid atau seorang yang menginginkan supaya Tuhan memperhatikan kebaikan dunia dan akhiratnya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here