Imam Khomeini Qs dan Imam Husein As

0
296 Dibaca
Imam Khomeini qs
photo: kanalaceh.com

Imam Khomeini dan Imam Husein As – Imam Khomeini qs adalah sosok ulama yang memiliki hubungan erat dengan Imam Husein as. Kecintaan beliau kepada Imam Husein as tanpa batas sehingga melahirkan Revolusi Islam Iran pada tahun 1979.

Kecintaan nirbatas itu tertuang ketika bermukim di Najaf setiap malam jumat beliau mengundang Syeikh Muhaqiq untuk membacakan musibah (Maktal) Imam Husein as sehingga beliau menangis tersedu-sedu.

Ketika Sayid Musthafa Khomeini syahid, Imam Khomeini qs mengadakan acara duka dirumahnya, Najaf Al-Ashraf bersama Sayid Ahmad dan Syeikh Isyraqi.

Sayid Ahmad ketika menatap wajah Imam Khomeini dan mengetahui betapa sayangnya Imam kepada Sayid Musthafa beliau menangis tersedu-sedu, namun Imam tidak memperlihatkan kesedihan sama sekali.

Tibalah Ayatulah Udzma Sayid Khui untuk berbela sungkawa kepada Imam, namun Imam dengan ketabahannya yang luar biasa tetap tidak memperlihatkan kesedihan pada raut mukanya.

Begitupula ketika Sayid Syahid Shadr shahibul halaqah dan Sayid Shabziwari datang untuk berbela sungkawa, Imam berdiri menyambut mereka dan tidak memperlihatkan raut kesedihan sama sekali.

Namun ketika Syeikh Wahid Khurasani datang untuk berbela sungkawa dan mengatakan, “Salam untukmu duhai Aba Abdillah” tiba-tiba Imam Khomeini qs menangis tersedu-sedu mengingat musibah Al-Husein as. Dalam pandangan Imam, tidak ada musibah lebih besar dari musibah Al-Husein as.

Kecintaan Imam kepada Al-Husein as begitu dalam sehingga pada setiap Muharram tiba, beliau selalu mengadakan majelis muharam di Jamaran-Teheran dan mengundang Sayid Kausari untuk membaca musibah Al-Husein as.

Kecintaan dan Makrifat Imam terhadap musibah Al-Husein as adalah kunci keberhasilan Imam dalam merealisasikan revolusi Islam Iran dan kunci kemenangan Iran atas gempuran Saddam dan sekutunya (24 Negara) selama 8 tahun lamanya.

Imam Khomeini qs adalah Marja sekaligus pemimpin yang memerintahkan masyarakat untuk menepuk dada atas musibah Al-Husein as. Kejadian ini ketika serangan Saddam masuk daerah Dezful dan ketika itu memasuki bulan Muharram, Imam berkata: “ Syuma Ruze Khundid, Geriye Kardid amma chera Sine nazadid?!” Artinya, “ Kalian membaca musibah Al-Husein as dan berduka serta menangis, namun mengapa kalian tidak memukul dada kalian?!

Kecintaan  dan Makrifah Imam Khomeini QS kepada Imam Husein as menjadikan langkahnya, gerakannya, prinsipnya, ideologinya dan sepak terjangnya bersifat Huseini, Abbasi dan Zainabi. Tidak salah Imam Khomeini berkali-kali mengatakan bahwa letusan revolusi Islam Iran berkat Muharram dan Shafar. (Arbain)

Dan letusan itu tetap terjaga hingga hari ini berkat Khomeini lainnya dalam diri Imam Sayid Ali Khamenei.

Sumber: Oleh: Ust Abu Syirin Al Hasan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here