Ahlulbait Adalah Shiratal Mustaqim

thumbnail

Ahlulbait Adalah Shiratal Mustaqim – Ahlulbait as. memiliki kedudukan yang sangat mulia dan istimewa. Dalam banyak hadis, Rasulullah saw. menjelaskan kepada kita kedudukan istimewa Ahlulbait as. itu. Dan di antara kedudukan-kedudukan agung Ahlulbait as adalah:

Ahlulbait As Adalah Shiratal Mustaqim

Ahlulbait Nabi as adalah Shiratal Mustaqim, jalan yang lurus, yang akan menyampaikan kita kepada Allah SWT. dan hanya dengan mengikuti merekalah kita dapat sampai kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman:

Tunjukilah kami jalan yang lurus ” (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. (QS. Al Fatihah [1]:6-7)

Shirath Mustaqim yang dimaksud dalam ayat di atas ialah Ahlulbait suci Nabi as.seperti telah ditegaskan dalam banyak hadis yang diriwayatkan dari para sahabat Nabi saw. Di bawah ini akan saya sebutkan beberapa darinya.

1) Riwayat Ibnu Buraidah

Al Hakim Al Hiskéni Al Hanafi meriwayatkan dari Ibnu Buraidah, tentang tafsir ayat di atas:

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ

“Tunjukilah kami jalan yang lurus”

Ia berkata:

صراط محمد و اله

“Jalan Yang lurus adalah jalan Muhammad dan keluarganya.”

2) Riwayat Ibnu Abbas ra.

Al Hakim Al Hiskani juga meriwayatkan dari Sufyan Ats Tsauri dari Asbath dan Mujahid dari Ibnu Abbas, ketika menafsirkan ayat tersebut, ia berkata:

قولوا معاشر العباد إهدنا إلى حب محمد و أهل بيته

“Katakanlah wahai manusia, “Berilah kami petunjuk ke jalan kecintaan kepada Nabi (Muhammad) saw dan Ahlulbait beliau.” (Syawahid at-Tanzil, al-Hiskani, 1/57, hadis 86-87 dan hadis yang sama juga diriwayatkan oleh Ats Tsa’labi dalam tafsir al-Kasyfu wa Al Bayan, 1/120)

3) Riwayat Zaid ibn Aslam

Al Hiskani meriwayatkan dari Abdurahman ibn Zaid dari ayahnya tentang ayat di atas ia mengatakan:

النبي و من معه و علي و شيعته

“(Yang dimaksud ialah ) Nabi dan orang-orang yang bersamannya, dan Ali dan para Syi’ahnya.”’ (ibid. Hadis 105)

4) Riwayat Abdurahman ibn Zaid ibn Aslam

Dalam Maalim at Tanzilnya, al Baghabwi meriwayakan dari Abdurahman ibn Zaid ibn Aslam ia menafsirkan ayat di atas dengan mengatakan bahwa yang dimaksud dengan jalan yang lurus adalah:

رسول الله و أهل بيته

“Rasulullah saw dan Ahlulbaitnya.” (Maalim at-Tanz, 1/23 (dicetak di pinggir tafsir al-Khazin)

sumber: Didiklah putra putri anda mencintai Nabi & Keluarganya

Avatar
Karimah Ahlulbait adalah sebuah situs website yang dibuat untuk menyebarkan ilmu Ahlulbayt as Tujuan situs ini adalah memberikan bimbingan kepada komunitas Ahlul Bait Indonesia agar mereka bisa mendapatkan pencerahan terkait dengan cara menjalani kehidupan sebagai pengikut madzhab Ahlul Bait. Di dalam situs ini para pengikut madzhab Ahlul Bait akan mendapatkan pengetahuan mengenai, fiqih, amalan, hadis, kisah, sejarah dan lain sebagainya. Yang bisa dibaca melalui artikel yang kami posting. Anda bisa melihat ragam sajian kami sebagaimana yang tertera di bagian kategori yang ada dalam situs kami. Jika antum merasa situs web kami bermanfaat silahkan untuk di share ke sosial media yang ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top